nama: m.rifqi zuhdi
nim: 1602025126
dosen: Edi setiawan SE, MM
matakul: pkn
PARTAI POLITIK INDONESIA
waktu jaman dahulu indonesia di jaman soekarno indonesia dulu ada partai dulu namanya pni mahenisme,psi,pki,masyumi dan parkindo tuh pun bertolak belakang pni mahensime itu sejenis pro nasonalisme sementara pki pro komunis,psi pro sosialis dan parkindo pro agama kristen dan terakhir masyumi pro agama islam dalam suatu kegiatan pemilu pki notabene aliran komunis ingin sekali indonesia komunis sementara pni mahenisme ingin indonesia nasionalis dan berpedoman dalam pancasila sementara masyumi ingin indonesia jadi islam tapi tidak sejalan sama pancasila harus peri keadilan dan harus ingin indonesia memberi hak kepada masyarakat indonesia dalam pemilu tersebut dan waktu pemilu 1950-an masyumi menang melawan pni mahensime dan golkar dan harus disadarin partai agama pro nasionalis dalam kermerdekaan tersebut dan partai indonesia harus berperan besar dalam menjaga kesatuan nkri tersebut dan dulu 1990 pni diganti pdi dan tetapi golkar masih menang dan soeharto mundur dalam itu seruan oleh demontrasi tersebut waktu tuh gusdur pun seorang bapak toleransi pun juga di suruh mundur oleh demontrasi tersebut oleh kelompok gara-gara ada masalah korupsi di tubuh gusdur tersebut dan waktu megawati jadi presiden tersebut tapi masalah juga waktu itu masalah ham dan indosat pindah ke asing kasus blbi dan pdip yang ngaku nasionalis dan pro rakyat malah korupsi pertama dari partai lain tersebut dan harus mengetahui indonesia belum sama sekali maju dalam pemberantasan korupsi kita harus anti korupsi partai sekarang obral janji seperti demokrat sekarang malah anti korupsi tapi malah banyak kader demokrat korupsi tersebut dalam sebuah sangat tidak diuntungkan buat demokrat yang ingin sekali menjadi satu-satuanya partai dominan dari peserta partai yang ada dari tua sampai yg muda dan partai baru sadarin harus pro aktif dlm masyarakat Anda tahu tentang partai golkar partai ini tertua
sejarah abis PDIP tapi masalah isu masih masalah tapi presiden pun nggak pernah
dari parpol tersebut seperti megawati soekarnoputri tuh Cuma sebentar
menggantikan pak alm gus dur bapak toleransi tuh dari pdip tapi masalahnya
partai tuh golkar soeharto tuh dari tentara tapi waktu bj habibie tuh pun bukan
dari kader golkar Cuma soeharto sekarang golkar terjerat kasus korupsi dan
masalah lapindo dan dua kubu yaitu agung laksono sama aburizal bakrie karena
berbeda pandangan dalam politik di sebuah parpol seharusnya damai tapi waktunya
akhirnya semoga partai tertua tetap Berjaya walaupun masih pikiran masyarakat
Indonesia masalah setya novanto kasus papa minta saham tapi itu namanya politik indonesia ada kejam dan dizolimin pni mahenisme yang diganti menjadi pdi diganti lagi menjadi pdip ingin indonesia pro nasionalisme dalam nkri dalam sementara ada bertentangan dari ajarannya ada contoh pks tuh pro islam tapi juga nasionalis juga kegiatan pks adalah ingin indonesia dalam demokrasi yang khalifah tapi ada nasionalisme juga ada seperti kader pdip saja ada dipilih pks tersebut walaupun di pilkada doang dan kini saya cuma beritahuan kegiatan parpol di sepanjang politik indonesia ada kejam ada juga negatifnya masalah korupsi seperti contoh kasus blbi menjerat megawati sementara kasus century dan hambalang menjerat sby dan kasus bansos medan menjerat surya paloh dan kasus korupsi sapi menjerat dan tersangkakah LHI dalam ini jadi saatnya politik harus pro rakyat dan uang harus buat rakyat bukan buat korupsi terima kasih ini adalah artikel politik indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar